Indonesia Fashion Week 2018

Beberapa waktu lalu baru saja digelar event tahunan industri mode, yaitu Indonesia Fashion Week 2018. Acara ini berlangsung di Jakarta Convention Center selama lima hari, terhitung sejak tanggal 28 Maret hingga 1 April 2018. Ini adalah event yang wajib banget dihadiri oleh para fashionista untuk meng-update perkembangan mode Indonesia.

Indonesia Fashion Week sudah berjalan sebanyak 7 kali sejak tahun 2012, yang berawal dari harapan terakomodirnya kebutuhan para perancang busana Indonesia dalam mempromosikan dan memasarkan karya-karya mereka. APPMI (Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia) mencetuskan ide ini sehingga sekarang setiap tahunnya selalu menjadi sorotan media secara luas.

Saya mendapat undangan dari Kumpulan Emak Blogger untuk hadir pada hari keempat (31 Maret 2018), show kelima. Yaitu peragaan busana dengan tema Sinar & Pijar persembahan Wardah. Terdapat 8 designer ternama yang berpartisipasi dalam fashion show kali ini. Mereka adalah Rani Hatta, Ria Miranda, Restu Anggraini (ETU), Malik Moestaram, Zaskia Sungkar, Norma Hauri, Dian Pelangi dan Barli Asmara.

Pada undangan saya mendapatkan seat tribun A, bukan  VIP apalagi VVIP. Jadi mohon maaf ya, gengs kalau fotonya agak jauh, banyak noise dan ada foreground kepala-kepala pengunjung lain. Harap maklum, selama acara berlangsung penonton dilarang berdiri.

Rani Hatta

Rani Hatta adalah designer baju muslim dengan ciri khas casual, modern dan minimalis. Busana yang dibawakannya pada Indonesia Fashion Week 2018 bertema army look. Saya agak surprise dengan rancangannya yang benar-benar casual, selere saya banget soalnya haha. Ya ampun keren abis lah. Jadi busana ini adalah busana unisex atau yang bisa dan pantas dipakai baik oleh perempuan maupun laki-laki. Melalui design ini Rani Hatta ingin menampilkan sisi perempuan yang kuat dan futuristik.

Masih muda, cantik dan berbakat di bidang mode.

Nah ya, saking jauhnya tempat duduk saya sampai enggak tahu model-model catwalknya itu siapa aja. Baru sadarnya kalau di sini Rani Hatta bergandengan dengan Raline Shah justru … Read the rest

Read More

Apakah Menjadi Perempuan Berarti Selalu Wajib Dandan?

Selain pandai mengurus keluarga, seorang perempuan juga memiliki kewajiban lain. Apaan? Perempuan wajib dandan! Eh, yang betul??

Di kalangan teman-teman sejak remaja saya terkenal sebagai perempuan yang enggak pernah dandan. Apa ya, malas banget harus dandan. Ribet gitu loh mesti bedakan setiap kali mau ‘tampil’. Dan karena enggak biasa dandan saya jadi malas mencoba. Alasannya : kurang percaya diri, takut enggak pantas, takut dibilang genit dan satu lagi yang paling takut yaitu takut jerawatan. Hahahahaha.

Lalu saat sudah bekerja saya dandan seperlunya saja. Cuma pakai bedak dan lipstik, tipis-tipis. Saya pikir ‘kerja di balik layar’ jadi enggak perlu heboh gimana-gimana. Pacar juga sudah punya, jadi merasa sudah laku gitu enggak usah menor-menor lah. LOL.

Bagaimana setelah menikah? Masih sama, saya dandan seperlunya saja. Dari pak suami juga tak ada tuntutan khusus saya harus berdandan. Yang penting mah sadar diri saja, jangan kucel dan sebaiknya wangi :P. Sampai titik ini saya merasa bahwa ‘perempuan wajib dandan’ hanyalah teori.

Perihal dandan ini baru saya sadari peranannya justru setelah memiliki anak. Bermula ketika mengajak Hammam ke pasar tekstil di Cipadu. Lalu ada pramuniaga yang ‘kurang percaya’ bahwa saya adalah ibu dari anak lucu dan bermata sipit itu. Eh, mbaknya minta dicakar apa gimana sih? Lubuk hati saya yang terdalam pun akhirnya bertanya ‘Apakah saya lebih mirip pengasuh daripada ibunya? Kurang kece kah saya?’

perempuan wajib dandan

Tanpa make up, jangan dibilang pengasuh, please

Sejak hari itu saya bertekad pakai bedak dan lipstik setiap mau ke pasar. Haha, dulu pergi kuliah enggak mau bedakan karena takut dikira genit. Sekarang ke pasar saja kudu dandan? Dunia terbalik sudah, demi harga diri seorang ibu yang enggak mau terulang lagi kejadian tempo hari itu. Hammam kalau sudah besar nanti bagaimana ya ketika harus mendengar kisah ini? Emaknya bela-belain tampil cantik biar dibilang serasi sama anak. LOL.

ALAT MAKE UP

Read the rest
Read More

Apakah Menjadi Perempuan Berarti Selalu Wajib Dandan?

Selain pandai mengurus keluarga, seorang perempuan juga memiliki kewajiban lain. Apaan? Perempuan wajib dandan! Eh, yang betul??

Di kalangan teman-teman sejak remaja saya terkenal sebagai perempuan yang enggak pernah dandan. Apa ya, malas banget harus dandan. Ribet gitu loh mesti bedakan setiap kali mau ‘tampil’. Dan karena enggak biasa dandan saya jadi malas mencoba. Alasannya : kurang percaya diri, takut enggak pantas, takut dibilang genit dan satu lagi yang paling takut yaitu takut jerawatan. Hahahahaha.

Lalu saat sudah bekerja saya dandan seperlunya saja. Cuma pakai bedak dan lipstik, tipis-tipis. Saya pikir ‘kerja di balik layar’ jadi enggak perlu heboh gimana-gimana. Pacar juga sudah punya, jadi merasa sudah laku gitu enggak usah menor-menor lah. LOL.

Bagaimana setelah menikah? Masih sama, saya dandan seperlunya saja. Dari pak suami juga tak ada tuntutan khusus saya harus berdandan. Yang penting mah sadar diri saja, jangan kucel dan sebaiknya wangi :P. Sampai titik ini saya merasa bahwa ‘perempuan wajib dandan’ hanyalah teori.

Perihal dandan ini baru saya sadari peranannya justru setelah memiliki anak. Bermula ketika mengajak Hammam ke pasar tekstil di Cipadu. Lalu ada pramuniaga yang ‘kurang percaya’ bahwa saya adalah ibu dari anak lucu dan bermata sipit itu. Eh, mbaknya minta dicakar apa gimana sih? Lubuk hati saya yang terdalam pun akhirnya bertanya ‘Apakah saya lebih mirip pengasuh daripada ibunya? Kurang kece kah saya?’

perempuan wajib dandan

Tanpa make up, jangan dibilang pengasuh, please

Sejak hari itu saya bertekad pakai bedak dan lipstik setiap mau ke pasar. Haha, dulu pergi kuliah enggak mau bedakan karena takut dikira genit. Sekarang ke pasar saja kudu dandan? Dunia terbalik sudah, demi harga diri seorang ibu yang enggak mau terulang lagi kejadian tempo hari itu. Hammam kalau sudah besar nanti bagaimana ya ketika harus mendengar kisah ini? Emaknya bela-belain tampil cantik biar dibilang serasi sama anak. LOL.

ALAT MAKE UP

Read the rest
Read More