Bermain Bersama Hewan Kesayangan di Rumah Guguk Bandung

Kalau kamu penyayang hewan dan berdomisili di Bandung, atau kebetulan sedang berada di Kota Kembang ini, sesekali coba deh mampir ke Rumah Guguk yang terletak di Jalan Padalestari no.23, Lembang, Bandung. Saya juga tidak akan mengetahui ada tempat wisata unik semacam ini jika tidak diajak oleh para sepupu dan ponakan. Awalnya, saya pikir, tempat ini semacam tempat penjualan pakan anjing, kucing, hewan peliharaan lainnya serta perlengkapan mereka, plus ada anjing dan kucing yang dikurung di kandang.

Rumah Guguk yang terletak di Jalan Padalestari no.23 Bandung dapat menjadi alternatif wisata ke Bandung bagi Anda penyayang binatang.

Memang dugaan tersebut juga tidak salah seratus persen sih. Tapi yang membuat saya takjub, tempat ini begitu ‘memanusia’-kan hewan-hewan sehingga menjadi lokasi yang nyaman untuk disinggahi selama berjam-jam. Maka itu tidak heran Rumah Guguk ramai dengan pengunjung, dan menjadi salah satu alternatif wisata ke Bandung terutama bagi para pencinta hewan.

Dulunya, Rumah Guguk Bandung yang didirikan tahun 2013 ini hanya berupa sebuah petshop.

Awalnya, Rumah Guguk ini merupakan sebuah pet shop yang didirikan pada bulan September tahun 2013. Lama kelamaan, toko ini berkembang menjadi salon hewan (grooming), tempat penitipan hewan bagi hewan-hewan yang ditinggal sementara oleh pemiliknya, butik khusus untuk anjing, sekaligus tempat yang terbuka bagi para pengunjung untuk bercengkerama dengan berbagai hewan yang dipelihara dan dirawat dengan baik di rumah ini. Hewan-hewan yang dimaksud tidak hanya anjing loh, tapi ada juga kucing, kelinci, kambing dan burung-burung.

Tiket masuk Rumah Guguk Bandung seharga Rp 30 ribu bisa ditukar dengan barang-barang petshop, atau makanan/minuman dengan harga sama.

Untuk bercengkerama dengan anjing dan kucing, pengunjung dipersilakan memilih mau bermain-main dengan anak-anak anjing, atau anjing-anjing yang sudah dewasa. Namun letak bangunan untuk keduanya dipisah. Mungkin supaya lebih gampang saya menyebutnya Rumah Satu dan Rumah Dua, ya. Tapi, jangan lupa untuk membeli tiket seharga Rp 30.000,- untuk … Read the rest

Read More

5 Cara Main Game Mobile Legends Pemula yang Wajib Diketahui

Cara main game mobile legend pemula yang wajib kita ketahui dari sisi hero, sisi bermain, atau mengatur strategi jitu agar bisa menggapai pangkat tertinggi. Sekedar informasi bahwa Mobile Legends yang ber-genre MOBA (Multiplayer Battle Arena) game seperti DOTA 2.

Dengan kekompakan tim dalam arena bertarung merupakan kunci kemenangan, jangan sampai bermain sendiri-sendiri dalam pertarungan tersebut, karena besar kemungkinan pertarungan akan cepat selesai dan kita pun akan kalah. Oleh karena itu saya berikan tips singkat mengenai bagaimana cara main game mobile legends pemula sebagai berikut :

Cara main game mobile legends pemula

Kualitas Jaringan Harus Stabil

Pastikan sebelum bermain kita harus memastikan sinyal atau jaringan, karena ada tiga warna hijau sinyalnya stabil dan kuning kurang stabil, sementara disaat warna merah jangan sampai main, karena permainan tidak secara maksimal dan kemungkinan lag.

Perhatikan angka dibawah jarigan, tepatnya pojok kanan atas. Seandainya di bawah 130ms itu bertanda bagus, lain halnya sudah diatas 150ms maka lebih baik jangan lanjutkan permainan atau bisa juga menunggu jaringan lancar kembali.

Jaringan harus stabil mobile legends

Sekian lama menunggu jaringannya kembali lancar, kita harus bisa memastikan provider yang tepat untuk bermain game seperti XL dengan paket Xtra Combo yang stabil dan lancar disaat bermain game mobile legends.

Baca juga: Buat Blogmu Makin Diserbu dengan Memanfaatkan Tren Media Sosial!

Pilih Hero yang Disukai

Biasanya bagi pemula sudah disuguhkan beberapa hero seperti Layla, Miya, Yun Zhao, Eudora dan yang lainnya. Namun kita juga bisa mencicipi hero terbaru dalam arena Draft Pick secara gratis, guna mempermudah si pengguna menguasai hero.

Hero Mobile legends

Dalam dashboard game tersebut terdapat arena permainan yang menarik disetiap pertandingan seperti Match Up, Brawl Mode dan Draft Pick.

Jangan Bermain Sendiri

Di saat memulai permainan kita bermain seorang diri tentunya bukan masalah besar, namun lain halnya jika sudah masuk pertengahan permainan hingga menjelang akhir biasanya musuh makin ganas. Di saat itulah kerjasama tim sangat dibutuhkan.

Jangan bermain sendiri mobile legends

Seandainya tower

Read the rest
Read More

Apakah Menjadi Perempuan Berarti Selalu Wajib Dandan?

Selain pandai mengurus keluarga, seorang perempuan juga memiliki kewajiban lain. Apaan? Perempuan wajib dandan! Eh, yang betul??

Di kalangan teman-teman sejak remaja saya terkenal sebagai perempuan yang enggak pernah dandan. Apa ya, malas banget harus dandan. Ribet gitu loh mesti bedakan setiap kali mau ‘tampil’. Dan karena enggak biasa dandan saya jadi malas mencoba. Alasannya : kurang percaya diri, takut enggak pantas, takut dibilang genit dan satu lagi yang paling takut yaitu takut jerawatan. Hahahahaha.

Lalu saat sudah bekerja saya dandan seperlunya saja. Cuma pakai bedak dan lipstik, tipis-tipis. Saya pikir ‘kerja di balik layar’ jadi enggak perlu heboh gimana-gimana. Pacar juga sudah punya, jadi merasa sudah laku gitu enggak usah menor-menor lah. LOL.

Bagaimana setelah menikah? Masih sama, saya dandan seperlunya saja. Dari pak suami juga tak ada tuntutan khusus saya harus berdandan. Yang penting mah sadar diri saja, jangan kucel dan sebaiknya wangi :P. Sampai titik ini saya merasa bahwa ‘perempuan wajib dandan’ hanyalah teori.

Perihal dandan ini baru saya sadari peranannya justru setelah memiliki anak. Bermula ketika mengajak Hammam ke pasar tekstil di Cipadu. Lalu ada pramuniaga yang ‘kurang percaya’ bahwa saya adalah ibu dari anak lucu dan bermata sipit itu. Eh, mbaknya minta dicakar apa gimana sih? Lubuk hati saya yang terdalam pun akhirnya bertanya ‘Apakah saya lebih mirip pengasuh daripada ibunya? Kurang kece kah saya?’

perempuan wajib dandan

Tanpa make up, jangan dibilang pengasuh, please

Sejak hari itu saya bertekad pakai bedak dan lipstik setiap mau ke pasar. Haha, dulu pergi kuliah enggak mau bedakan karena takut dikira genit. Sekarang ke pasar saja kudu dandan? Dunia terbalik sudah, demi harga diri seorang ibu yang enggak mau terulang lagi kejadian tempo hari itu. Hammam kalau sudah besar nanti bagaimana ya ketika harus mendengar kisah ini? Emaknya bela-belain tampil cantik biar dibilang serasi sama anak. LOL.

ALAT MAKE UP

Read the rest
Read More

Apakah Menjadi Perempuan Berarti Selalu Wajib Dandan?

Selain pandai mengurus keluarga, seorang perempuan juga memiliki kewajiban lain. Apaan? Perempuan wajib dandan! Eh, yang betul??

Di kalangan teman-teman sejak remaja saya terkenal sebagai perempuan yang enggak pernah dandan. Apa ya, malas banget harus dandan. Ribet gitu loh mesti bedakan setiap kali mau ‘tampil’. Dan karena enggak biasa dandan saya jadi malas mencoba. Alasannya : kurang percaya diri, takut enggak pantas, takut dibilang genit dan satu lagi yang paling takut yaitu takut jerawatan. Hahahahaha.

Lalu saat sudah bekerja saya dandan seperlunya saja. Cuma pakai bedak dan lipstik, tipis-tipis. Saya pikir ‘kerja di balik layar’ jadi enggak perlu heboh gimana-gimana. Pacar juga sudah punya, jadi merasa sudah laku gitu enggak usah menor-menor lah. LOL.

Bagaimana setelah menikah? Masih sama, saya dandan seperlunya saja. Dari pak suami juga tak ada tuntutan khusus saya harus berdandan. Yang penting mah sadar diri saja, jangan kucel dan sebaiknya wangi :P. Sampai titik ini saya merasa bahwa ‘perempuan wajib dandan’ hanyalah teori.

Perihal dandan ini baru saya sadari peranannya justru setelah memiliki anak. Bermula ketika mengajak Hammam ke pasar tekstil di Cipadu. Lalu ada pramuniaga yang ‘kurang percaya’ bahwa saya adalah ibu dari anak lucu dan bermata sipit itu. Eh, mbaknya minta dicakar apa gimana sih? Lubuk hati saya yang terdalam pun akhirnya bertanya ‘Apakah saya lebih mirip pengasuh daripada ibunya? Kurang kece kah saya?’

perempuan wajib dandan

Tanpa make up, jangan dibilang pengasuh, please

Sejak hari itu saya bertekad pakai bedak dan lipstik setiap mau ke pasar. Haha, dulu pergi kuliah enggak mau bedakan karena takut dikira genit. Sekarang ke pasar saja kudu dandan? Dunia terbalik sudah, demi harga diri seorang ibu yang enggak mau terulang lagi kejadian tempo hari itu. Hammam kalau sudah besar nanti bagaimana ya ketika harus mendengar kisah ini? Emaknya bela-belain tampil cantik biar dibilang serasi sama anak. LOL.

ALAT MAKE UP

Read the rest
Read More