7 Manfaat Lebih Ketika Menggunakan Transportasi Umum

Mungkin selama ini kita selaku pengguna transportasi umum sering gundah gulana ketika harus memulai hari dengan memikirkan betapa akan macetnya perjalanan nanti. Belum lagi harus berdesakan di kereta, mengejar bus kota, gerah dan sebagainya.

Tapi ada hal-hal yang luput dari perhatian kita sebagai pengguna jalan raya. Bahwa selain untuk mengurangi kemacetan, setidaknya ada 7 manfaat lebih dan nilai pembelajaran bagi kita pengguna transportasi umum. Yang jika diimplementasikan ke dalam kehidupan sehari-hari, sepertinya hidup ini akan semakin baik.

Menghargai Waktu

Kita tidak dapat mengatur supir angkot untuk berkendara sesuai dengan keinginan kita. Mereka bisa suka-suka saja tuh nyetir santai, tidak peduli kalau jam 9 kita sudah harus tiba di lokasi, untuk rapat penting atau bahkan jika selangkah lagi menuju menang tender.

Dulu saya berangkat sekolah jam 5.30, sampai di sekolah kira-kira jam 6.15. Suatu hari saya berangkat 10 menit lebih lama. Kalau secara matematika harusnya saya tiba jam 6.25 kan ya. Tapi kenyataannya saya terlambat, padahal dulu masuk sekolah itu jam 7 loh, bukan jam 6.30 seperti sekarang ini.

Betapa waktu itu sungguh berharga bagi pengguna angkot. Keberangkatan telat 5 menit saja, ceritanya bisa berbeda dari ekspektasi. Maka dengan menggunakan transportasi umum dapat melatih kita untuk selalu menghargai waktu.

Berbagi dan Toleransi

Setiap hari kita berbagi di kendaraan umum. Berbagi ruang dan kursi. Terutama kita wajib memberikan tempat duduk kepada yang lebih membutuhkan yaitu manula, ibu hamil atau yang membawa anak kecil dan penyandang disabilitas.

Dalam hal lain malah ada ya, orang yang suka bagi-bagi cemilan di angkot atau bus. Ini bisa banget dijadikan contoh dan ajang belajar. Belajar berbagi, belajar sabar, belajar toleransi.

Tak jarang pula kita mendapati penumpang lain dengan (maaf) aroma yang kurang sedap. Lalu apakah kita serta-merta mengusir orang itu? Nggak mungkin kan? Disinilah kesabaran kita diuji dan bertoleransi itu lebih baik ketimbang marah-marah nggak Read the rest

Read More